Hasil Panen Kedua Kangkung Organik Dipasarkan ke Masyarakat Sekitar
Berselang lebih kurang 3 minggu dari panen perdana yang dilaksanakan pada tanggal 23 April 2022, tanaman organik berupa kangkung sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila kembali dipanen pada Kamis, 12 Mei 2022, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur Idul Fitri 1443 H. Hasil panen kali ini sama-sama menghasilkan kangkung yang melimpah.
Proses panen kangkung dimulai sejak pagi lebih kurang pukul 07.15. Memanen kangkung sendiri dilakukan dengan cara mencabut seluruh bagian kangkung termasuk akarnya dari media tanam yang menggunakan polybag. Karena ini merupakan panen terakhir di polybag tersebut, maka setelah kangkung dicabut dengan akar-akarnya, polybag dibersihkan dan kembali diisi tanah yang sudah diolah dengan sekam, kapur dan petroganik. Polybag tersebut kembali ditanam benih kangkung, yang jika tidak aral melintang, hasil panen selanjutnya akan dipamerkan pada Bazar saat pelaksanaan perpisahan kelas 9 pada bulan Juni 2022 mendatang.

Setelah kangkung organik dipanen dari polybag, langkah selanjutnya adalah membersihkan kangkung tersebut dengan air dari debu dan kotoran yang kemungkinan masih menempel. Setelah dipastikan bersih, kangkung organik kemudian dikemas ke dalam plastik yang sudah disiapkan, setelah sebelumnya ditimbang terlebih dahulu dengan berat masing-masing kemasan adalah 250 gram.


Kangkung yang sudah dikemas kemudian diberi label dengan nama Sayur ORGANIK SMP Plus Al Kohar fresh & higienis. Setelah semua kangkung dikemas dan diberi label, semua peserta didik kemudian dikumpulkan untuk diberikan arahan bagaimana caranya berjualan, agar bisa menarik pembeli, salah satunya adalah menjelaskan kelebihan dari kangkung organik tersebut.

Setelah pengarahan dirasa cukup, setiap peserta didik di kelompoknya masing-masing kemudian menyebar ke wilayah sekitar SMP Plus Al Kohar, diantaranya ke SDN 1 dan 2 Sukabakti dan masyarakat sekitar Kp. Rancamaya untuk menawarkan kangkung organik. Harga jual sendiri adalah sebesar Rp. 3.000,00 per kemasan, tapi terkadang ada yang membayar lebih besar dari harga jual tersebut, entah karena peserta didik jago menjual atau memang pembeli lebih menghargai proses wirausaha yang sedang dilakukan oleh peserta didik tersebut.

Setelah berputar-putar untuk menawarkan kangkung organik ke masyarakat sekitar, dari 5 kelompok, secara keseluruhan berhasil terjual dengan hasil yang maksimal. Penjualan hasil panen ini merupakan bagian dari proses Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, antiradikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya, seperti yang tertuang pada Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA. Semoga dengan projek ini, peserta didik memiliki mental wirausaha dan di masa mendatang bisa memetik hasil maksimal dari setiap usaha yang dilakukannya, Aamiin.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-4, Habis
Tahapan Validasi TPG di Info GTK Bagi Bapak/Ibu Guru yang baru lulus PPG di tahun berjalan dalam hal ini di tahun kemarin (2024), maka akan baru dibayarkan Tunjangan Profesinya di tahu
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-3
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! lanjutan dari Validasi Info GTK terkait JJM dan Tugas Tambahan Setelah memahami penjelasan di atas, lantas bagaimana proses
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-2
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! Penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG) Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Tunjangan
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-1
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Tahun 2024 sepertinya akan dikenal menjadi tahunnya PPG, karena ditandai dengan lahirnya Transformasi PPG, dimana proses PPG lebih dipermudah, tid
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-3, Habis
Datamu adalah Tanggung Jawabmu Terkadang data pribadi, baik di Dapodik maupun di Dukcapil, seringkali diabaikan karena memang pada saat itu belum dibutuhkan atau belum diperlukan. Keti
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-2
lanjutan dari https://smpplusalkohar.sch.id/read/241/memahami-secara-utuh-surat-edaran-pendaftaran-dan-seleksi-administrasi-ppg-bagi-guru-tertentu-tahun-2024-bagian-ke-1 Ver
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-1
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! Kamis, 28 November 2024 pada pagi menuju siang, ditemani gerahnya cuaca karena kadang hujan, kadang panas, kadang juga mendung, n
Bagaimana Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG di Dapodik? Cek Panduannya Sebagai Berikut!
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Setelah menunggu sekian lama, Surat Edaran tentang Pemutakhiran Data Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), akhirnya resmi dirilis deng
Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024 Telah Dibuka, Cek Jadwal dan Ketentuannya
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Dikutip dari Pengumuman Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No
SMP Plus Al Kohar Berbagi, Wujud Kepedulian Yang Tiada Henti
SMP Plus Al Kohar Tarogong Kidul, pada Senin, 1 April 2024 M/21 Ramadan 1445 H kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan mengambil tema Al Kohar Berbagi, Wujud Kepedulian Yang Tiad
