Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data Bagian Tidak Terpisahkan Dari Kebijakan Merdeka Belajar
Sebagaimana dikutip dari laman https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/app, Rapor Pendidikan menampilkan data kualitas satuan pendidikan atau daerah yang didapat dari berbagai asesmen atau survei nasional. Sebagai bentuk penyempurnaan dari Rapor Mutu, Rapor Pendidikan diharapkan bisa menjadi acuan untuk mengidentifikasi, merefleksi, dan membenahi kualitas pendidikan Indonesia secara menyeluruh.
Rapor Pendidikan adalah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya. Kebijakan evaluasi sistem pendidikan yang baru lebih menekankan pada orientasi terhadap mutu pendidikan dan sistem yang terintegrasi.
Apa perbedaan Rapor Mutu dengan Rapor Pendidikan?
Rapor Mutu
- Mengukur 8 indikator capaian pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan,
- Data bersumber dari data Dapodik dan juga hasil pengisian (input) langsung oleh satuan pendidikan melalui aplikasi EDS.
Rapor Pendidikan
- Mengukur indikator yang disusun berdasarkan input, proses, dan output pendidikan. Indikator tersebut diturunkan dari 8 Standar Nasional Pendidikan,
- Satuan pendidikan tidak melakukan pengisian (input) data ke aplikasi, namun data diambil dari berbagai sistem dan sumber data yang sudah ada, seperti Dapodik, SIMPKB, AN, BPS, dan sumber lain yang relevan.
Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data adalah bagian dari Kebijakan Merdeka Belajar untuk memastikan pendidikan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia. Hal ini sebagaimana yang disampaikan pada kegiatan Workshop Perencanaan Berbasis Data, Direktorat SMP Bidang Peserta Didik, yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan se-Jabar dan DKI, Sekolah Penggerak, dan TP UKS, di Grand Mercure Hotel Bandung, 6-8 Juni 2022.

SMP Plus Al Kohar Tarogong Kidul yang diwakili oleh pak Saepuloh, S.Pd., Gr. mewakili Kabupaten Garut mendapat kehormatan memimpin do'a dalam upacara pembukaan kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, disampaikan bahwa langkah konkret yang bisa dilakukan setelah melihat Rapor Pendidikan adalah memanfaatkannya untuk melakukan perencanaan berbasis data. Perencanaan berbasis data adalah sebuah perubahan kebiasaan untuk mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan menyusun kegiatan peningkatan capaian pembelajaran berdasarkan bukti.
Proses analisis terhadap Rapor Pendidikan yang bermanfaat untuk melakukan perencanaan berbasis data dibagi ke dalam tiga tahap yaitu Tahap Identifikasi, Refleksi dan Pembenahan.
Tahap Identifikasi, merupakan tahapan mengidentifikasi masalah berdasarkan indikator yang ditampilkan di dalam Rapor Pendidikan.
a. Prinsip analisis tahap Identifikasi adalah pilah dan pilih (pilah indikator capaian yang telah baik dan masih belum baik)
b. Pemilahan dapat dilakukan dengan dua cara, yakni berdasarkan spektrum warna capaian dan perbandingan nilai capaian (opsional).
Spektrum warna capaian Merah dan Kuning menunjukan Masalah yang dialami.

Memilih Indikator yang akan diintervensi. Tata cara memilih indikator yang akan diintervensi adalah sebagai berikut (sesuai urutan):
- Pilih menu isu prioritas yang memiliki nilai kurang dan sedang
- Pilih menu isu prioritas yang memiliki nilai baik tapi berada dibawah rata-rata satuan pendidikan serupa, kab/kota/provinsi/nasional
- Pilih Indikator yang memiliki nilai kurang dan sedang tapi tidak termasuk dalam isu prioritas

Tahap Refleksi dan Benahi
a. Prinsip analisis tahap Refleksi adalah menetapkan relasi (menemukan dan menentukan keterkaitan antara Permasalahan dan Akar Masalah). Permasalahan dan akar masalah dipilih berdasarkan indikator-indikator yang terpilah dalam kelompok “Hal yang Belum Baik” saja
b. Identifikasi Masalah hanya diisi dengan INDIKATOR LEVEL 1 dengan kondisi:
1) Memiliki spektrum warna capaian dalam kategori Kuning atau Merah
2) Memiliki salah satu atau lebih spektrum warna capaian dalam kategori Kuning atau Merah pada Indikator Level 2-nya (walaupun capaian Indikator Level 1 menunjukan spektrum warna Hijau maupun Biru)
c. Keterkaitan antara permasalahan dan akar masalah dapat dianalisis melalui setidaknya 3 jenis relasi: Dalam Indikator, Dalam Dimensi dan Antar Dimensi.
5 Dimensi Profil Pendidikan (Bidang Peserta Didik)
A. Dimensi Mutu dan relevansi hasil belajar. Indikator Level 1 (Karakter)
B. Dimensi Pemerataan pendidikan yang bermutu. Indikator Level 1 (Kesenjangan karakter)
C. Dimensi Kompetensi dan Kinerja GTK
D. Dimensi Mutu dan Relevansi Pembelajaran. Indikator Level 1 (Iklim keamanan sekolah, Kesenjangan iklim keamanan sekolah, Iklim kesetaraan gender, Kesenjangan Iklim kesetaraan gender, Iklim kebinekaan, Kesenjangan Iklim kebinekaan, Kesenjangan fasilitas sekolah antar wilayah, Kesenjangan kebersihan sekolah (termasuk sanitasi) antar wilayah.
E. Dimensi Pengelolaan sekolah yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel
Setelah memahami 5 Dimensi Profil Pendidikan Bidang Peserta Didik, dan menganalisis rapor pendidikan masing-masing satuan pendidikan, dalam kesempatan yang sama disampaikan pula materi tentang Pencegahan Perundungan, kekerasan Seksual dan Intoleransi. Dimana materi tersebut erat kaitannya dalam proses perencanaan berbasis data yang bersumber dari Rapor Pendidikan.

Perencanaan memang akan selalu ada dalam setiap pelaksanaan suatu kegiatan. Mustahil suatu pelaksanaan kegiatan tanpa adanya perencanaan didalamnya, sekalipun pelaksanaan suatu kegiatan tersebut dilaksanakan secara mendadak, tetap harus direncanakan. Sederhananya mau kemana dan bagaimana suatu kegiatan tersebut akan dilaksanakan.
Sebagaimana kutipan dari Abdullah Gymnastiar yang menyebutkan bahwa, Awalilah setiap pekerjaan dengan perencanaan yang baik, karena gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.
Komentar
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-4, Habis
Tahapan Validasi TPG di Info GTK Bagi Bapak/Ibu Guru yang baru lulus PPG di tahun berjalan dalam hal ini di tahun kemarin (2024), maka akan baru dibayarkan Tunjangan Profesinya di tahu
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-3
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! lanjutan dari Validasi Info GTK terkait JJM dan Tugas Tambahan Setelah memahami penjelasan di atas, lantas bagaimana proses
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-2
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! Penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG) Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Tunjangan
Jika Sudah Lulus PPG (2024), Apakah Pasti Mendapatkan TPG di Tahun Berikutnya (2025)? Bagian-1
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Tahun 2024 sepertinya akan dikenal menjadi tahunnya PPG, karena ditandai dengan lahirnya Transformasi PPG, dimana proses PPG lebih dipermudah, tid
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-3, Habis
Datamu adalah Tanggung Jawabmu Terkadang data pribadi, baik di Dapodik maupun di Dukcapil, seringkali diabaikan karena memang pada saat itu belum dibutuhkan atau belum diperlukan. Keti
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-2
lanjutan dari https://smpplusalkohar.sch.id/read/241/memahami-secara-utuh-surat-edaran-pendaftaran-dan-seleksi-administrasi-ppg-bagi-guru-tertentu-tahun-2024-bagian-ke-1 Ver
Memahami Secara Utuh, Surat Edaran Pendaftaran dan Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2024. Bagian-1
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Salam Literasi! Kamis, 28 November 2024 pada pagi menuju siang, ditemani gerahnya cuaca karena kadang hujan, kadang panas, kadang juga mendung, n
Bagaimana Cara Pemutakhiran Data Calon Peserta PPG di Dapodik? Cek Panduannya Sebagai Berikut!
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Setelah menunggu sekian lama, Surat Edaran tentang Pemutakhiran Data Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG), akhirnya resmi dirilis deng
Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024 Telah Dibuka, Cek Jadwal dan Ketentuannya
Salam Satu Data Pendidikan Indonesia! Dikutip dari Pengumuman Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No
SMP Plus Al Kohar Berbagi, Wujud Kepedulian Yang Tiada Henti
SMP Plus Al Kohar Tarogong Kidul, pada Senin, 1 April 2024 M/21 Ramadan 1445 H kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan mengambil tema Al Kohar Berbagi, Wujud Kepedulian Yang Tiad

Fail rapor pendidikan